2 Korintus 7:2-7
Pernahkah Anda merasa sangat gembira karena
kehadiran seseorang?
Saya pernah.
Tepatnya ketika saya masih kanak-kanak. Waktu itu
saya sudah beberapa hari merasa lesu tanpa sebab yang jelas. Suatu malam,
seorang saudara sepupu yang juga adalah teman bermain saya, datang ke rumah.
Tiba-tiba saya merasa sehat dan langsung bermain dengannya di halaman seperti
biasa. Ajaibnya, setelah itu saya benar-benar sembuh total. Orangtua saya
bingung melihat apa yang terjadi. Mereka hanya bisa menyimpulkan bahwa saya
sangat terhibur didatangi saudara sepupu itu, sehingga tubuh saya terpengaruh
hingga benar-benar sembuh. Paulus juga pernah merasa sangat bersukacita atas
kedatangan seseorang. Peristiwanya terjadi di Makedonia. Pada saat itu
Paulus merasa sangat tertekan. Kedatangan Titus, anak rohani yang sangat dikasihi
Paulus, di saat yang demikian membuat Paulus merasa sangat terhibur. Belum lagi
berita yang dibawa Titus tentang bagaimana kasih jemaat Korintus bagi Paulus,
membuatnya semakin merasakan sukacita yang melimpah-limpah. Dalam refleksinya,
Paulus kemudian mengimani bahwa itulah cara Tuhan menguatkan dirinya agar mampu
menanggung penderitaannya saat itu. Kehadiran seseorang, terutama bagi mereka
yang sedang berkesusahan, kerap kali menghadirkan sukacita tersendiri. Sebab
orang-orang yang demikian biasanya membutuhkan teman yang peduli. Karena itu,
jika kita tahu bahwa ada orang yang membutuhkan kehadiran kita, jangan berpikir
dua kali untuk mengunjunginya. Waktu dan perhatian yang kita berikan pasti akan
dipakai Tuhan untuk menguatkannya. ADAKAH ORANG YANG SEDANG MEMBUTUHKAN
KEHADIRAN KITA? SEGERA KUNJUNGI DIA! KARENA SUKSES ADALAH SEJAUH MANA DAN
SEBERAPA BANYAK KITA DIBUTUHKAN ORANG LAIN…… (S4MT)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar